<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>buku harian</title>
	<atom:link href="http://spermagaul.astalog.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://spermagaul.astalog.com</link>
	<description>Just another Astalog.com Blogs weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2009 04:37:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Akuntansi Biaya</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/20/akuntansi-biaya/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/20/akuntansi-biaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 04:37:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Dalam akuntansi biaya modern, konsep biaya historis perekaman diambil lebih lanjut, oleh perusahaan mengalokasikan biaya tetap selama jangka waktu yang diberikan ke item yang dihasilkan selama jangka waktu tersebut, dan hasil rekaman sebagai total biaya produksi. Hal ini memungkinkan seluruh biaya produk yang tidak terjual dalam periode produksi mereka untuk dicatat dalam inventaris menggunakan berbagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam akuntansi biaya modern, konsep biaya historis perekaman diambil lebih lanjut, oleh perusahaan mengalokasikan biaya tetap selama jangka waktu <span id="more-56"></span>yang diberikan ke item yang dihasilkan selama jangka waktu tersebut, dan hasil rekaman sebagai total biaya produksi. Hal ini memungkinkan seluruh biaya produk yang tidak terjual dalam periode produksi mereka untuk dicatat dalam inventaris menggunakan berbagai metode akuntansi yang kompleks, yang konsisten dengan prinsip-prinsip <a href="http://spicaalmilia.wordpress.com"><strong>GAAP&lt;</strong>/a&gt; (Generally Accepted Accounting Principles). Dasarnya ini juga memungkinkan manajer untuk mengabaikan biaya tetap, dan melihat hasil dari setiap periode dalam kaitannya dengan &#8220;standar biaya&#8221; untuk suatu produk.</p>
<p>     Sebagai contoh: jika gerbong perusahaan biasanya diproduksi coaches 40 per bulan, dan biaya tetap masih $ 1000/month, maka setiap pelatih dapat dikatakan mendatangkan ke sebuah overhead sebesar $ 25 ($ 1000/40). Ini untuk menambahkan variabel biaya $ 300 per pelatih penuh <a href="http://en.wikipedia.org"><strong>biaya produksi</strong></a> sebesar $ 325 per pelatih.</p>
<p>Metode ini cenderung sedikit memutarbalikkan unit biaya yang dihasilkan, tetapi dalam massa-produksi industri yang membuat satu jenis produk, dan di mana biaya tetap relatif rendah, distorsi sangat kecil.</p>
<p>     Misalnya: jika perusahaan gerbong dibuat 100 coaches satu bulan, maka unit cost akan menjadi $ 310 per pelatih ($ 300 + ($ 1000/100)). Jika bulan depan perusahaan yang dibuat 50 coaches, maka unit biaya = $ 320 per pelatih ($ 300 + ($ 1000/50)), perbedaan yang relatif kecil.</p>
<p>Bagian penting dari standar <strong>akuntansi biaya </strong><a href="http://andrawan-aliengaul.blogspot.com/">adalah perbedaan analisis yang merinci variasi antara biaya standar dan biaya ke dalam berbagai komponen (volume variasi, variasi biaya bahan, biaya tenaga kerja variasi, dll), sehingga para manajer dapat memahami mengapa biaya yang berbeda dari apa direncanakan dan mengambil tindakan yang layak untuk memperbaiki keadaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/20/akuntansi-biaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>pramugari yang sombong</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/07/pramugari-yang-sombong/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/07/pramugari-yang-sombong/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 04:56:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Dinda Fitria Septiani adalah seorang Pramugari pada sebuah penerbangan swasta, usianya baru menginjak 19 tahun, wajahnya cantik imut-imut, postur tubuhnya tinggi dan langsing proporsional. Dengan dianugerahi penampilan yang cantik ini sangat memudahkan baginya untuk diterima bekerja sebagai seorang pramugari. Demikian pula dengan karirnya dalam waktu yang singkat karena kecantikannya itulah dia telah menjadi sosok primadona [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dinda Fitria Septiani adalah seorang Pramugari pada sebuah penerbangan swasta, usianya baru menginjak 19 tahun, wajahnya cantik imut-imut,<span id="more-52"></span> postur tubuhnya tinggi dan langsing proporsional. Dengan dianugerahi penampilan yang cantik ini sangat memudahkan baginya untuk diterima bekerja sebagai seorang pramugari. Demikian pula dengan karirnya dalam waktu yang singkat karena kecantikannya itulah dia telah menjadi sosok primadona di perusahaan penerbangan itu. Banyak lelaki yang berusaha merebut hatinya, baik itu sesama karyawan ditempatnya bekerja atau kawan-kawan lainya. Namun karena alasan masih ingin berkarir maka dengan secara halus maksud-maksud dari para lelaki itu ditolaknya. Akan tetapi tidak semua lelaki memahami atas sikap dari Dinda itu. Paul adalah salah satu dari orang yang tidak bisa menerima sikap Dinda terhadap dirinya. Kini dirinya bersama dengan seorang temannya telah melakukan seuatu perhitungan terhadap Dinda. Rencana busuk dilakukannya terhadap Dinda. Malam ini mereka telah menyergap Dinda dikamar kostnya. Paul adalah satu dari sekian banyaknya lelaki yang menaruh hati kepada dirinya, akan tetapi Paul bukanlah seseorang yang dikenalnya dengan baik karena kedudukannya bukanlah seorang karyawan penerbangan ditempatnya bekerja atau kawan-kawannya yang lain, melainkan dia adalah seorang tukang batu yang bekerja dibelakang kost-kostan ini. Ironisnya, Paul yang berusia setengah abad lebih dan melebihi usia ayah Dinda itu lebih sering menghalalkan segala cara dalam mendapatkan sesuatu, maklumlah dia bukan seseorang yang terdidik. Segala tingkah laku dan perbuatannyapun cenderung kasar, karena memang dia hidup dilingkungan orang-orang yang bertabiat kasar. “Huh rasakan kau gadis sombong !”, bentaknya kepada Dinda yang tengah tergolek dikasurnya. “Aku dapatkan kau sekarang….!”, lanjutnya. Sejak perjumpaannya pertama dengan Dinda beberapa bulan yang lalu, Paul langsung jatuh hati kepada Dinda. Dimata Paul, Dinda bagaikan bidadari yang turun dari khayangan sehingga selalu hadir didalam lamunnanya. Diapun berniat untuk menjadikannya sebagai istri yang ke-4. Bak bukit merindukan bulan, Paul tidak berdaya untuk mewujudkan impiannya itu. Predikatnya sebagai tukang batu, duda dari 3 kali perkawinan, berusia 51 tahun, lusuh dan miskin menghanyutkan impiannya untuk dapat mendekati sang bidadari itu. Terlebih-lebih ada beberapa kali kejadian yang sangat menyakitkan hatinya terkait dengan Dinda sang bidadari bayangannya itu. Sering tegur sapanya diacuhkan oleh Dinda,tatapan mata Dindapun selalu sinis terhadap dirinya. Lama kelamaan didalam diri Paul tumbuh subur rasa benci terhadap Dinda, penilaian terhadapnyapun berubah, rasa kagumnya telah berubah menjadi benci namun gairah nafsu sex terhadap Dinda tetap bersemi didalam dirinya tumbuh subur menghantui dirinya selama ini. Akhirnya dipilihlah sebuah jalan pintas untuk melampiaskan nafsunya itu, kalaupun cintanya tidak dapat setidaknya dia dapat menikmati tubuh Dinda pikirnya. Jadilah malam ini Paul melakukan aksi nekat, diapun membulatkan hatinya untuk memberi pelajaran kepada Dinda sekaligus melampiaskan nafsunya yang selama ini mulai tumbuh secara subur didalam dirinya. Kini sang bidadari itu telah tergeletak dihadapannya, air matanyapun telah membasahi wajahnya yang putih bersih itu. “Lihat aku, cewek bangsat…..!”, hardiknya seraya memegang kepala Dinda dan menghadapkan kewajahnya. “Hmmmphh….!!”, jeritnya yang tertahan oleh kain yang menyumpal dimulutnya, mata Dinda pun melotot ketika menyadari bahwa saat ini dia telah berhadapan dengan Paul seseorang yang dibencinya. Hatinyapun langsung ciut dan tergetar tatkala Paul yang berada dihadapannya tertawa penuh dengan kemenangan, “Hahaha….malam ini kamu jadi pemuasku, gadis cantik”. Keringatpun langsung mengucur deras membasahi tubuh Dinda, wajahnya nampak tersirat rasa takut yang dalam, dia menyadari betul akan apa-apa yang bakal terjadi terhadap dirinya. Disaat seperti inilah dia menyadari betul akan ketidak berdayaan dirinya, rasa sesal mulai hadir didalam hatinya, akan sikap- sikapnya yang tidak berhati-hati terhadap Paul. Kini dihadapan Dinda, Paul mulai melepaskan baju kumalnya satu persatu hingga akhirnya telanjang bulat. Walaupun telah berusia setengah abad lebih, namun karena pekerjaannya sebagai buruh kasar maka Paul memiliki tubuh yang atletis, badannya hitam legam dan kekar, beberapa buah tatto menghiasi dadanya yang bidang itu. Isak tangis mulai keluar dari mulut Dinda, disaat paul mulai mendekat ketubuhnya. Tangan kanannya memegang batang kemaluannya yang telah tegak berdiri itu dan diarahkannya kewajah Dinda. Melihat ini Dinda berusaha memalingkan wajahnya, namun tangan kiri Paul secepat kilat mencengkram erat kepala Dinda dan mengalihkannya lagi persis menghadap ke batang kemaluannya.. Dan setelah itu dioles-oleskannya batang kemaluannya itu diwajah Dinda, dengan tubuh yang bergetar Dinda hanya bisa memejamkan matanya dengan erat karena merasa ngeri dan jijik diperlakukan seperti itu. Sementara kepala tidak bisa bergerak-gerak karena dicengkraman erat oleh tangan Paul. “Ahhh….perkenalkan rudal gue ini sayang…..akhhh….” ujarnya sambil terus mengoles-oleskan batang kemaluannya diwajah Dinda, memutar-mutar dibagian pipi, dibagian mata, dahi dan hidungnya. Melalui batang kemaluannya itu Paul tengah menikmati kehalusan wajah Dinda. “Hai cantik !….sekarang sudah kenal kan dengan kontol gue ini, seberapa mahal sih wajah cantik elo itu hah ? sekarang kena deh ama kontol gue ini….”, sambungnya. Setelah puas dengan itu, kini Paul mendorong tubuh Dinda hingga kembali terjatuh kekasurnya. Sejenak dikaguminya tubuh Dinda yang tergolek tak berdaya ditempat tidurnya itu. Baju seragam pramugarinya masih melekat rapi dibadannya. Baju dalaman putih dengan dasi kupu-kupu berwarna biru ditutup oleh blazer yang berwarna kuning tua serta rok pendeknya yang berwarna biru seolah semakin membangkitkan birahi Paul, apalagi roknya agak tersingkap hingga pahanya yang putih mulus itu terlihat. Rambutnya yang panjang sebahu masih digelung sementara itu topi pramugarinya telah tergeletak jatuh disaat penyergapan lagi. “Hmmpphhh…mmhhh…”, sepertinya Dinda ingin mengucapkan sesuatu kepadanya, tapi apa perdulinya paling-paling cuma permintaan ampun dan belas kasihan. Tanpa membuang waktu lagi kini diputarnya tubuh Dinda menjadi tengkurap, kedua tangannya yang terikat kebelakang menempel dipunggung sementara dada dan wajahnya menyentuh kasur. Kedua tangan kasar Paul itu kini mengusap-usap bagian pantat Dinda, dirasakan olehnya pantat Dinda yang sekal. Sesekali tangannya menyabet bagian itu bagai seorang ibu yang tengah menyabet pantat anaknya yang nakal “Plak…Plak…”. “Wah sekal sekali pantatmu…”, ujar Paul sambil terus mengusap-usap dan memijit- mijit pantat Dinda. Dinda hanya diam pasrah, sementara tangisannya terus terdengar. Tangisnya terdengar semakin keras ketika tangan kanan Paul secara perlahan-lahan mengusap kaki Dinda mulai dari betis naik terus kebagian paha dan akhirnya menyusup masuk kedalam roknya hingga menyentuh kebagian selangkangannya. Sesampainya dibagian itu, salah satu jari tangan kanan Paul, yaitu jari tengahnya menyusup masuk kecelana dalamnya dan langsung menyentuh kemaluannya. Kontan saja hal ini membuat badan Dinda agak menggeliat, dia mulai sedikit meronta-ronta, namun jari tengah Paul tadi langsung menusuk lobang kemaluan Dinda. “Egghhmmmmm…….”, Dinda menjerit badannya mengejang tatkala jari telunjuk Paul masuk kedalam liang kewanitaannya itu. Badan Dindapun langsung menggeliat- geliat seperti cacing kepanasan, ketika Paul memainkan jarinya itu didalam lobang kemaluan Dinda. Dengan tersenyum terus dikorek- koreknyalah lobang kemaluan Dinda, sementara itu badan Dinda menggeliat-geliat jadinya, matanya merem-melek, mulutnya mengeluarkan rintihan- rintihan yang teredam oleh kain yang menyumpal mulutnya itu “Ehhmmmppphhh….mmpphhhh…..”. Setelah beberapa menit lamanya, kemaluan Dindapun menjadi basah oleh cairan kewanitaannya, Paul kemudian mencabut jarinya. Tubuh Dindapun dibalik sehingga posisinya terlentang. Setelah itu roknya disingkapkan keatas hingga rok itu melingkar dipinggulnya dan celana dalamnya yang berwarna putih itu ditariknya hingga bagian bawah Dinda kini telanjang. Terlihat oleh Paul, kemaluan Dinda yang indah, sedikit bulu-bulu tipis yang tumbuh mengitari lobang kemaluannya yang telah membengkak itu. Dengan bernafsunya direntangkan kedua kaki Dinda hingga mengangkang setelah itu ditekuknya hingga kedua pahanya menyentuh ke bagian dada. Wajah Dinda semakin tegang, tubuhnya gentar, seragam pramugarinyapun telah basah oleh keringat yang deras membanjiri tubuhnya, Paul bersiap-siap melakukan penetrasi ketubuh Dinda. “Hmmmmpphhh……….hhhhhmmmmppp…. ..”, Dinda menjerit dengan tubuhnya yang mengejang ketika Paul mulai menanamkan batang kemaluannya didalam lobang kemaluan Dinda. Matanya terbelalak menahan rasa sakit dikemaluannya, tubuhnya menggeliat-geliat sementara Paul terus berusaha menancapkan seluruh batang kemaluannya. Memang agak sulit selain Dinda masih perawan, usianyapun masih tergolong muda sehingga kemaluannya masih sangat sempit. Akhirnya dengan sekuat tenaganya, Paul berhasil menanamkan seluruh batang kemaluannya didalam vagina Dinda. Tubuh Dinda berguncang-guncang disaat itu karena dia menangis merasakan sakit dan pedih tak terkirakan dikemaluannya itu. Diapun menyadari bahwa malam itu keperawanannya akhirnya terenggut oleh Paul. “Ahh….kena kau sekarang !!! akhirnya Gue berhasil mendapatkan perawan elo !”, bisiknya ketelinga Dinda. Hujanpun semakin deras, suara guntur membahana memekakkan telinga. Karena ingin mendengar suara rintihan gadis yang telah ditaklukkannya itu, dibukannya kain yang sejak tadi menyumpal mulut Dinda. “Oouuhhh…..baang….saakiitt…banngg….ampuunn …”, rintih Dinda dengan suara yang megap- megap. Jelas Paul tidak perduli. Dia malahan langsung menggenjot tubuhnya memopakan batang kemaluannya keluar masuk lobang kemaluan Dinda. “Aakkhh….ooohhhh….oouuhhhh….ooohhhggh… .”, Dinda merintih-rintih, disaat tubuhnya digenjot oleh Paul, badannyapun semakin menggeliat-geliat. Tidak disadarinya justru badannya yang menggeliat-geliat itu malah memancing nafsu Paul, karena dengan begitu otot-otot dinding vaginanya malah semakin ikut mengurut-urut batang kemaluan Paul yang tertanam didalamnya, karenanya Paul merasa semakin nikmat. Menit-menitpun berlalu dengan cepat, masih dengan sekuat tenaga Paul terus menggenjot tubuh Dinda, Dindapun nampak semakin kepayahan karena sekian lamanya Paul menggenjot tubuhnya. Rasa pedih dan sakitnya seolah telah hilang, erangan dan rintihanpun kini melemah, matanya mulai setengah tertutup dan hanya bagian putihnya saja yang terlihat, sementara itu bibirnya menganga mengeluarkan alunan-alunan rintihan lemah, “Ahhh…..ahhhh…oouuhhhh…”. Dan akhirnya Paulpun berejakulasi di lobang kemaluan Dinda, kemaluannya menyemburkan cairan kental yang luar biasa banyaknya memenuhi rahim Dinda. “A..aakkhhh…..”, sambil mengejan Paul melolong panjang bak srigala, tubuhnya mengeras dengan kepala menengadah keatas. Puas sudah dia menyetubuhi Dinda, rasa puasnya berlipat-lipat baik itu puas karena telah mencapai klimaks dalam seksnya, puas dalam menaklukan Dinda, puas dalam merobek keperawanan Dinda dan puas dalam memberi pelajaran kepada gadis cantik itu. Dinda menyambutnya dengan mata yang secara tiba-tiba terbelalak, dia sadar bahwa pasangannya telah berejakulasi karena dirasakannya ada cairan-cairan hangat yang menyembur membanjiri vaginanya. Cairan kental hangat yang bercampur darah itu memenuhi lobang kemaluan Dinda sampai sampai meluber keluar membasahi paha dan sprei kasur. Setelah setengah jam lamanya Paul bersitirahat,kini dia bangkit mendekati tubuh Dinda. Diambilnya sebuah gunting besar yang dia temukan tadi didalam laci. Dan setelah itu dengan gunting itu, dia melucuti baju seragam pramugari Dinda satu persatu. Singkatnya kini tubuh Dinda telah telanjang bulat, rambutnyapun yang hitam lurus dan panjang sebahu yang tadi digelung rapi kini digerai oleh Paul sehingga menambah keindahan menghiasi punggung Dinda. Sejenak Paul mengagumi keindahan tubuh Dinda, kulitnya putih bersih, pinggangnya ramping, payudaranya yang tidak terlalu besar, kemaluannya yang walau nampak bengkak namun masih terlihat indah menghias selangkangan Dinda. Tubuh Dinda nampak penuh dengan kepasrahan, badannya kembali tergetar menantikan akan apa-apa yang akan terjadi terhadap dirinya. Sementara itu hujan diluar masih turun dengan derasnya, udara dingin mulai masuk kedalam kamar yang tidak terlalu besar itu. Udara dingin itulah yang kembali membangkitkan nafsu birahi Paul. Setelah hampir sejam lamanya memberi istirahat kepada batang kemaluannya kini batang kemaluannya kembali menegang. Dihampirinya tubuh telanjang Dinda, “Yaa…ampuunnn bangg…udah dong….Dinda minta ampunn bangg…oohhh….”, Dinda nampak memelas memohon-mohon kepada Paul. Paul hanya tersenyum saja mendengar itu semua, dia mulai meraih badan Dinda. Kini dibaliknya tubuh telanjang Dinda itu hingga dalam posisi tengkurap. Setelah itu ditariknya tubuh itu hingga ditepi tempat tidur, sehingga kedua lutut Dinda menyentuh lantai sementara dadanya masih menempel kasur dipinggiran tempat tidur, Paulpun berada dibelakang Dinda dengan posisi menghadap punggung Dinda. Setelah itu kembali direntangkannya kedua kaki Dinda selebar bahu, dan…. “Aaaaaaaaakkkkhh………”, Dinda melolong panjang, badannya mengejang dan terangkat dari tempat tidur disaat Paul menanamkan batang kemaluannya didalam lobang anus Dinda. Rasa sakit tiada tara kembali dirasakan didaerah selangkangannya, dengan agak susah payah kembali Paul berhasil menanamkan batang kemaluannya didalam lobang anus Dinda. Setelah itu tubuh Dindapun kembali disodok-sodok, kedua tangan Paul meraih payudara Dinda serta meremas-remasnya. Setengah jam lamnya Paul menyodomi Dinda, waktu yang lama bagi Dinda yang semakin tersiksa itu. “Eegghhh….aakkhhh….oohhh…”, dengan mata merem-melek serta tubuh tersodok- sodok Dinda merintih-rintih, sementara itu kedua payudaranya diremas-remas oleh kedua tangan Paul. Paul kembali merasakan akan mendapatkan klimaks, dengan gerakan secepat kilat dicabutnya batang kemaluan itu dari lobang anus Dinda dan dibaliklah tubuh Dinda itu hingga kini posisinya terlentang. Secepat kilatpula dia yang kini berada diatas tubuh Dinda menghujamkan batang kemaluannya kembali didalam vagina Dinda. “Oouuffffhhh……”, Dinda merintih dikala paul menanamkan batang kemaluannya itu. Tidak lama setelah Paul memompakan kemaluannya didalam liang vagina Dinda “CCREETT….CCRROOOT…CROOTT…”, kembali penis Paul memuntahkan sperma membasahi rongga vagina Dinda, dan Dindapun terjatuh tak sadarkan diri. Fajar telah menjelang, Paul nampak meninggalkan kamar kost Dinda dengan tersenyum penuh dengan kemenangan, sebatang rokok menemaninya dalam perjalanannya kesebuah stasiun bus antar kota, sementara itu sakunya penuh dengan lembaran uang dan perhiasan emas. Entah apa yang akan terjadi dengan Dinda sang pramugari cantik imut-imut itu, apakah dia masih menjual mahal dirinya. Entahlah, yang jelas setelah dia berhasil menikmati gadis cantik itu, hal itu bukan urusannya lagi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/07/pramugari-yang-sombong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sebuah puisi cinta</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/02/sebuah-puisi-cinta/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/02/sebuah-puisi-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 07:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Cinta…?
Sebenarnya… apa yang dimaksud dengan satu kata itu…?
Mengapa ia selalu saja datang dan pergi dengan seenaknya…
Saat dibutuhkan, ia malah pergi…
Saat tidak dibutuhkan, ia malah menghampiri…
Satu kata yang bisa membahagiakan dan juga menyusahkan…
Satu kata yang memiliki banyak arti…
Satu kata yang mampu menimbulkan harapan…
Harapan untuk mencintai…
Harapan untuk dicintai…
Cinta…
Adakah kalimat yang lebih spesifik untuk menjelaskannya
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cinta…?<br />
Sebenarnya… apa yang dimaksud dengan satu kata itu…?<br />
Mengapa ia selalu saja datang dan pergi dengan seenaknya…<br />
Saat dibutuhkan, ia malah pergi…<br />
Saat tidak dibutuhkan, ia malah menghampiri…<br />
Satu kata yang bisa membahagiakan dan juga menyusahkan…<br />
Satu kata yang memiliki banyak arti…<br />
Satu kata yang mampu menimbulkan harapan…<br />
Harapan untuk mencintai…<br />
Harapan untuk dicintai…<br />
Cinta…<br />
Adakah kalimat yang lebih spesifik untuk menjelaskannya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/07/02/sebuah-puisi-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>APA ITU END-USER COMPUTING</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/06/15/apa-itu-end-user-computing/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/06/15/apa-itu-end-user-computing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 13:05:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[KOMPUTER]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[JENIS END-USER COMPUTING
Salah  satu  study  pertama  mengenai  end-user  dilakukan  pada  tahun  1993  oleh  John Rockart  dari  MIT  dan  Lauren  S.  Flannery,  seorang  mahasiswa  jurusan  MIT.  Mereka menginterview 200 end-user ditujuh perusahaan dan menidentifikasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JENIS END-USER COMPUTING</p>
<p>Salah  satu  study  pertama  mengenai  end-user  dilakukan  pada  tahun  1993  oleh  John Rockart  <span id="more-46"></span>dari  MIT  dan  Lauren  S.  Flannery,  seorang  mahasiswa  jurusan  MIT.  Mereka menginterview 200 end-user ditujuh perusahaan dan menidentifikasi enam jenis, yaitu:</p>
<p>1.   <a href="http://spermagaul.wordpress.com/">End-User   Non-Pemrograman.</a>   Pemakai   (user)   ini   hanya   mempunyai   pemahaman komputer yang sedikit atau mungkin tak punya sama sekali, dan ia hanya menggunakan sofware  yang  telah  dibuat  oleh  orang  lain.  Ia  berkomunikasi  dengan  hadware  dengan bantuan menu dan mengandalkan orang lain untuk memberikan bantuan teknis.</p>
<p>2.   User Tingkatan Perintah. Pemakai (user) ini menggunakan sofware tertulis yang telah tersedia,  namun  ia  juga  menggunakan  4GL  untuk  mengakses  database  dan  membuat laporan khusus.</p>
<p>3.   Progemmer  End-User.  Selain  menggunakan  sofware  tertulis  dan  4GL,  pemakaian  ini juga dapat menulis programnya sendiri dan menggunakan bahasa programan. Karena ia mempunyai pemahaman komputer yang lebih baik, ia biasanya menghasilkan informasi untuk pemakian non-programan dan pemakai tingkat perintah. Contoh pemakai jenis ini adalah aktuaris (penaksir), analis keuangan, dan insiyur.</p>
<p>4.   Personel Pendukung Fungsional. Pemakai ini ditugaskan di unit fungsional perusahaan dan menangani penggunaan komputer. Ia mempunyai tingkatan sebagai ahli seperti yang ada di unit pelayanan informasi.</p>
<p>5.   Personel Pendukung Komputerisasi End-User. Spesialis informasi ini ditugaskan di unit pelayanan informasi, namun membantu end-user dalam pengembangan sistem.</p>
<p>6.   Programmer   DP.   Ia   merupakan   golongan   programer   khusus,   yang   ditugaskan   di pelayanan   informasi,   yang   diharapkan   memberikan   dukungan   kepada   end-user. Dukungan ini biasanya diberikan untuk menentukan harga kontrak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/06/15/apa-itu-end-user-computing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DEVIDEN SEBAGAI PENARIK INVESTASI</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/06/05/42/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/06/05/42/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 08:20:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[                            KEBIJAKAN DEVIDEN
	Dalam beberapa tahun terakhir para analis dan ekonomi tertarik dengan interaksi antara deviden,pendapatan dan nilai dari perusahaan. Pertanyaannya, apakah perusahaan membayarkan deviden sesui dengan nilai pasar? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>                            KEBIJAKAN DEVIDEN</p>
<p>	Dalam beberapa tahun terakhir para analis dan ekonomi tertarik dengan interaksi antara deviden,pendapatan dan nilai dari perusahaan. Pertanyaannya, apakah perusahaan membayarkan deviden sesui dengan nilai pasar? Jawabannya “ya”.<br />
	Perusahaan menghadapi determinasi pasar diakibatkan oleh biaya modal dan kebijakan keputusan yang terlalu banyak dalam investasi. Sebelum membayar deviden mereka menghitung tingkat pengembalian modal sebagai akibat dari investasi yang nilainya hamper sama dengan dana alokasi operasi. Pemegang saham yang menenpatkan dananya dalam pasar modal mengharapkan tingkat pengembalian yang tinggi. Transaksi keuangan, yang termasuk didalamnya pembayaran deviden ditambah nilai (asumsi) semua perdagangan dalam pasar modal adalah sama dengan yang diinformasikan/disajikan dalam laporan keuangan perusahaan.<br />
	Diasumsikan bahwa manager memiliki informasi lebih daripada pemilik modal sebagai orang yang mengetahui profitabilitas perusahaan, maka akses terhadap sumber informasi yang diperoleh harus kredibel karena yang menjadi taruhannya adalah reputasi manager tersebut yang mungkin mempengaruhi tingkat pendapatan perusahaan dimasa yang akan datang.<br />
	Deviden, valuasi perusahaan adalah termasuk biaya modal, hipotesa pasar efisien, dan pada beberapa studi serta model pasar,capital asset priceing model,arbitrage pricing teori dan nilai kemungkinan adalah semua stduti yang didasarkan pada pasar modal pada pendekatan akuntansi.<br />
	Kemempuan memprediksi alternatif akuntansi yang mungkin saja dapat menjadi konstruksi dalam mengevaluasi beberapa peristiwa-peristiwa penting yang munngkin saja memiliki tingkat kesulitan sehingga harus dievaluasi berdasarkan standar akuntansi yang berlaku umum (GAAP) harus diterapkan.<br />
	Untuk menguatkan analisis, maka pendapatan harus memenuhi karakteristik dibawah ini :<br />
1.Konsisten, konserfative, dan keyakinan akan kebijakan akuntansi.<br />
2.Setelah pajak penghasilan dibayarkan dan alokasinya diambil dari alokasi usaha perusahaan.<br />
3.Tingkat pendapatan bersih, dan pertumbuhan pendapatan, tidak didapatkan dari kebijakan pajak.<br />
4.Tingkat hutang dan struktur modal harus bisa dimanipulasi untuk menciptakan keuntungan.<br />
5.Prediksi pendapatan yang tidak sesuai dengan pertumbuhan dari nilai tukar ataupun pergerakan harga yang tidak masuk akal.<br />
6.Pendapatan harus stabil dan dapat diprediksi.<br />
    dari banyak kasus yang berkembang, terlihat nyata deviden sebagai salah satu faktor yang membuat saham suatu perusahaan diburu untuk dikoleksi sebagai aset dalam mendulang kekayaan dimasa depan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/06/05/42/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>aliansi Rusia dan Cina VS Amerika Serikat</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/05/23/aliansi-rusia-dan-cina-vs-amerika-serikat-tukar/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/05/23/aliansi-rusia-dan-cina-vs-amerika-serikat-tukar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 14:19:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kali mati]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[referensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/2009/05/23/aliansi-rusia-dan-cina-vs-amerika-serikat-tukar/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam beberapa tahun terakhir setelah membaiknya hubungan antara  Rusia dan Cina , harapan baru muncul di mana perdamaian dunia akan lebih kondusif bagi kedua negara adalah dua dunia daya yang ada di daerahnya masing-masing. Cina mewakili kekuatan asia dan Rusia mewakili kekuatan  timur Eropa . kehawatiran ini isu yang baru Amerika Serikat sedang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam beberapa tahun terakhir setelah membaiknya hubungan antara <a href="http://www.ranesi.nl/arsipaktua/asiapasifik/rusia-cina_vs_as.html"> Rusia dan Cina </a>, harapan baru muncul di mana perdamaian dunia akan lebih kondusif bagi kedua negara adalah dua dunia daya yang ada di daerahnya masing-masing. Cina mewakili kekuatan asia dan Rusia mewakili kekuatan <a href="www.bluefame.com/lofiversion/index.php/t126031."> timur Eropa </a>. kehawatiran ini isu yang baru Amerika Serikat sedang mempertimbangkan kedua saingan mereka dalam perdagangan dan militer kompetisi, kedua negara memiliki hak veto di dewan keamanan PBB, dan keduanya mempunyai status yang sama sebagai anggota tetap. Isu ini kehawatiran baru untuk stabilisasi keamanan dunia mengingat ras sebagai jika mereka pelan-pelan di setiap negara mempengaruhi mereka aliansi. mudah-mudahan ia hanya dapat mengambil tempat dalam iklim persaingan yang sehat dan tidak mengganggu stabilisasi keamanan dunia. mudah-mudahan saja&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/05/23/aliansi-rusia-dan-cina-vs-amerika-serikat-tukar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>pertumbuhan industri kaos d makassar</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/05/17/pertumbuhan-industri-kaos-d-makassar/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/05/17/pertumbuhan-industri-kaos-d-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 10:09:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Industri kaos merupakan salah satu industri yang sangat potensial dan dapat memberikan pendapatan yang cukup besar bagi pemiliknya dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Dalam empat tahun terakhir jumlah unit usaha kaos di jalan antang raya dan sekitar sungai saddang Makasar cenderung meningkat rata-rata sebesar 4,40%. Bertambahnya jumlah unit usaha tentunya dapat berdampak pada tingginya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Industri kaos merupakan salah satu industri yang sangat potensial dan dapat memberikan pendapatan yang cukup besar bagi pemiliknya dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Dalam empat tahun terakhir jumlah unit usaha kaos di jalan antang raya dan sekitar sungai saddang <a href="http://spermagaul.wordpress.com/wp-admin/">Makasar</a> cenderung meningkat rata-rata sebesar 4,40%. Bertambahnya jumlah unit usaha tentunya dapat berdampak pada tingginya persaingan. Persaingan yang dirasakan oleh industri kaos masih sangat <a href="http://calegtampan.blogspot.com/">ketat</a>, indikasi ini terlihat dari tingkat persaingan harga diantara para <a href="http://andrawan-aliengaul.blogspot.com/">produsen</a>. Maraknya tawaran dengan potongan harga sampai 50% untuk jenis kaos tertentu yang memiliki kualitas bahan relatif baik menunjukkan bahwa persaingan dalam merebut pembeli sangat tinggi. Melihat adanya persaingan dalam usaha kaos di daerah tersebut, maka menjadi penting untuk memperkokoh struktur industri kaos agar dapat bersaing dengan industri lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/05/17/pertumbuhan-industri-kaos-d-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>political in indonesian</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/04/06/se/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/04/06/se/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 09:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[and the more people who have not set this option be used for the prankish calek to wash their voice. in different regions in indonesia this flare is going &#8230;..
many think that when this money is all but many also have the conscience to say something that does not decay in the action as a [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><span id="more-24"></span>and the more people who have not set this option be used for the prankish calek to wash their voice. in different regions in indonesia this flare is going &#8230;..<br />
many think that when this money is all but many also have the conscience to say something that does not decay in the action as a handful caleg earlier.<br />
we hope that future board members are expected to represent us in council representatives of the people is exactly the people who have chosen the quality and hopefully kapalbilitas &#8230;..<a href="http://kompas.com"></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/04/06/se/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Political condition in Indonesia</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/03/25/political-condition-in-indonesia/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/03/25/political-condition-in-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 20:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[  
 Few weeks before a lot of candidate do it champagne and presenting their promise and vision about their promise and vision about their working program if they are chose and sitting in DPR or MPR (Parlement).
As a good citizen we must chosen one of them, event dough some of them forget his [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]--><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&#038;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&#038;quot"><span id="more-21"></span><span> </span><span></span>Few weeks before a lot of candidate do it champagne and presenting their promise and vision about their promise and vision about their working program if they are chose and sitting in DPR or MPR (Parlement).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&#038;quot">As a good citizen we must chosen one of them, event dough some of them forget his or her promise before. I realize that if our country want to be come a great country respected by others country we have a celebration this general election as good as we can. A lot of people are pessimistic disappointed, because a lot of news about senator, who reporting their habitually absent in meeting about policy and they are only enjoy and spend money of people which collecting as a tax. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&#038;quot">If we realized point of general election we will sad, if we have chose (golput) because candidate chosen is bridge our aspiration to realization. In democratization like now, we have a lot of chosen because 43 party will fight for our voice. And according KPU, they must have 20% voice for having a candidate of president. Right now we have popular candidate like Susilo Bambang Yudoyono (SBY), Jusuf Kalla (JK), Megawati, etc. they are<span> </span>famous than other. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&#038;quot">Sometimes I am confuse cause to much party and to much candidate with same promise and same vision, they all want to change Indonesia better. In huge country like UK, AS, and most of Europe, they only have two party like democratic and republic, it is a simple system who make people easy to chose candidate from their vision. And in their system senator must reporting their rich and asset to eliminate corruption, scandal, etc. I hope in Indonesia we can make it simple system like in foreign country, and educate our society about how to make democratization in this country much better than before. Hopefully.<span> </span><span> </span><span> </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/03/25/political-condition-in-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>karir anda</title>
		<link>http://spermagaul.astalog.com/2009/03/21/karir-anda/</link>
		<comments>http://spermagaul.astalog.com/2009/03/21/karir-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 04:49:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>spermagaul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://spermagaul.astalog.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[PERENCANAAN KARIER :
 bagi seorang yang mencari pekerjaan adalah tersedianya jenjang karier yang memungkinkan mereka menyandarkan sumber penghasilannya, untuk menghidupi keluarga sekaligus sandaran untuk menopang hidup dihari tua mereka,
Jenjang karir sangat penting diperhatikan oleh Manajemen Sumber Daya Manusia, karena :
	Karier merupakan pekerjaan atau jabatan seseorang yang telah maupun yang sudah dilakoninya
	Konsep dasar perencanaan karier, adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PERENCANAAN KARIER :<br />
<span id="more-19"></span> bagi seorang yang mencari pekerjaan adalah tersedianya jenjang karier yang memungkinkan mereka menyandarkan sumber penghasilannya, untuk menghidupi keluarga sekaligus sandaran untuk menopang hidup dihari tua mereka,<br />
Jenjang karir sangat penting diperhatikan oleh Manajemen Sumber Daya Manusia, karena :<br />
	Karier merupakan pekerjaan atau jabatan seseorang yang telah maupun yang sudah dilakoninya<br />
	Konsep dasar perencanaan karier, adalah :<br />
1.	Karier sebagai suatu urutan promosi atau transfer kejabatan-jabatan yang lebih besar tanggung jawabnya<br />
2.	Karier sebagai petunjuk pekerjaan yang membentuk pola kemajuan yang sistematik dan jelas<br />
3.	Karier sebagai sejarah pekerjaan seseorang atau serangkaian posisi yang dipegangnya selama kehidupan kerja<br />
Selain itu motivasi yang besar dan pemberdayaan pegawai berupa delegasi wewenang yang memadai untuk mengambil keputusan tentu saja ini sebagai alat untuk menghindari kebosanan/stress yang mungkin dialami karyawan. namun semua itu tetap disertai dengan upaya penyesuaian yang terus menerus sejalan dengan tujuan organisasi. Meskipun demikian tidak sedikit perusahaan yang kurang menyadari arti pentinggnya sumberdaya manusia yang mereka miliki, sehingga akibatnya dapat ditebak, dimana perusahaan cepat atau lambat mengalami kemunduran. Beruntung apabila kemunduran tersebut berlangsung dalam waktu yang lambat, sehingga masih ada waktu bagi perusahaan untuk berbenah dan mengevaluasi hal tersebut untuk menuju kearah yang ebih baik yang dapat menguntungkan kedua belah pihak yaitu pemilik modal dan karyawan sebagai asset berharga yang dimiliki oleh perusahaan. Dalam mengembangkan bisnisnya, perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang sangat kompeten dalam menjalankan profesi serta tugas yang di bebankan perusahaan kepadanya Ada banyak cara dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas karyawan salah satunya melalui pelatihan yang diadakan untuk karyawan dengan berbasis komputer antara lain;<br />
1.	Menyekolahkan karyawan disekolah-sekolah komputer<br />
2.	Menjalin kerjasama dengan universitas untuk menciptakan karyawan yang tidak buta teknologi<br />
3.	Mengajak karyawan untuk menggunakan computer sebagai sarana sehari-hari dalam beraktifitas ditempat kerja<br />
4.	Ada beberapa kelebihan dimana karyawan dapat berinteraksi langsung dengan karyawan yang lain<br />
Terkadang masalah muncul apabila perusahaan tidak memiliki dan yang cukup dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, sehingga tidak sedikit prusahaan yang membut dan melatih sendiri karyawan mereka untuk menciptakan suatu manajemen oprasional yang efektif dan efisien dengan alasan;<br />
1.	Lebih murah bagi pengusaha.<br />
2.	Mungkin waktunya tidak memadai untuk pengadaan materi pelatihan internal.<br />
3.	Staf SDM (Sumber Daya Manusia) mungkin tidak memiliki kemampuan yang memadai.<br />
4.	Ada beberapa kelebihan dimana karyawan berinteraksi langsung dengan karyawan yang berasal dari perusahaan lain<br />
Dalam dunia bisnis saat ini banyak perkembangan yang terjadi setiap hari baik itu berupa informasi ekonomi dan berbagai peluang usaha yang hanya dapat diketahui melalui informasi ekonomi baik dari media massa maupun dari elektronik<br />
Saat ini Manajemen Sumber Daya Manusi memiliki banyak sekali trik yng dapat mereka gunakan untuk memajukan perusahaan mereka salah satunya dengan memotifasi karyawan<br />
Motivasi menjadi penting karena kebanyakan karyawan merasa mereka dapat melaksanakan tugas yang diberikan padanya dapat selesai dengan dibantu motivasi oleh pimpinanya jika manajer dapat mengerjakan ini dengan baik mereka pasti dapat memperbaiki kinerja perusahaan<br />
Sebuah perusahaan memiliki perencanaan strategis yang dapat mengidentifikasikan peluang dan arah perusahaan di masa yang akan datang.  jika perusahaan mengembangkan berbagai macam etika dilingkungan pekerjaan dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada dan sumber daya lainnya untuk membuat etika tersebut dapat diterapkan di lingkungan pekerjaan . kinerja perusahaan sangat tergantung dengan kinerja para karyawanya melalui motifasi karyawan dapat melaksanakan tugas yang di berikan dengan tepat sehingga perusahaan dapat meningkatkan nilai maksimal sesuai target yang direncanakan<br />
Hasil penelitian HERZBEERG menyarankan bahwa factor-faktor seperti kondisi kerja ,gaji, harus mencukupi untuk menjaga karyawan agar tetap merasa puas sehingga mereka teatap betah bekerja untuk mendukung tujuan perusahaan untuk mencapai laba yang maksimal ,namun kondisi kerja dan gaji yang lebih dari cukup juga menimbulkan dampak yang negative salah satunya dengan menurunya produktifitas kerja karma sudah merasa semua kebutuhanya telah terpenuhi sehingga dengan sendirinya produktifitas kerjanya akan menurun<br />
Beberapa perusahaan di amerika serikat seperti FORD MOTOR CO., TRW, dan POLAROID CO, telah mengimplementasikan didunia keja mereka mengenai etika bisnis yang baik dan benar untuk ditekankan pada kelompok kerja dan menguji loyalitas pada perusahaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://spermagaul.astalog.com/2009/03/21/karir-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
